Ketidaksabaran
Kita tentu sering mendengar istilah: “Orang sabar disayang Tuhan”. Tetapi sabar itu sendiri ketika dipraktekan menjadi sulat (saking sulitnya, sehingga sulit=sulat). Para onliners, tentu tidak sabar, klo membuka suatu situs, butuh waktu yang lama, ato klo sedang download, harus menunggu. Atau dalam berbagai hal lainnya, misal: menunggu pacar yang telat melulu, pesanan makanan yang lama, dst.
Kita selalu berharap bahwa sesuatu akan datang secara instan ketika kita menginginkannnya, seperti sulap, cling…. lalu di depan kita sudah ada yang kita mau. Tetapi dalam kenyataan, yang sering terjadi adalah sebaliknya.
Sabar itu sendiri merupakan suatu instrumen yang sangat bernilai dalam kehidupan ini. Karena dalam hidup ini, ada banyak hal baik, luar biasa dan mengagumkan boleh terjadi karena diperlukan bertahun-tahun kerja keras dan menunggu. Seorang dokter, bukan lahir langsung jadi dokter. Perlu proses panjang yang berjalan melalui waktu.
Kesabaran itu, seperti petani yang menanam padi, dimana dia harus merawatnya dari hari ke hari, lalu memanennya setelah sekian bulan lewat. Petani memiliki harapan bahwa padi yang akan dipanennya memiliki hasil yang baik, tetapi harapan itu diisi dengan tindakan nyata untuk menunjang tercapainya panen yang baik.
Banyak orang menemukan bahwa spiritualitas menolong dalam mengebangkan kesabaran. Pada semua keyakinan, menempatkan kesabaran sebagai nilai yang penting. Orang dengan tingkat spiritualitas yang tinggi akan mampu menghadapi suatu ketidaknyaman yang terjadi pada saat menunggu. Berdoa dan bermeditasi atau bersaat teduh biasanya diapakai sebagai sarana untuk megendalikan diri dari serangan ketidaksabaran. Ini adalah jalan yang kaya manfaat daripada kita hanya menggerutu dan menyalahkan diri atau situasi yang sedang dihadapi.
Menjadi sabar terhadap orang lain adalah bentuk rasar hormat dan menghargai orang lain. Nobody is perfect. Oleh karena itu, jika kita ingin menjadi teman yang baik, pasangan, anak atau orang tua yang baik, maka penting bagi kita untuk mengedepankan kesabaran terhadap orang lain. “Jangan meributkan hal-hal yang kecil” atau “Jangan gampang tersinggung” itu adalah moto yang baik. Dengan demikian, kita bersama orang lain akan menjadi lebih santai dan mudah untuk bergaul.
Mengembangkan kesabaran tidaklah mudah dan kita harus benar-benar termotivasi untuk bisa menjadi sabar. You can do it, dan memang kita harus melakukan itu, karena kesabaran dapat mengurangi stress dan meningkatkan kesehatan serta membuat kita lebih bahagia. Ketika kita mulai tidak sabar, pikirkanlah efek positif dari kesabaran dan ingatlah bahwa ketidaksabaran hanya akan membuat segala sesuatunya menjadi lebih buruk.
